Jakarta

Jalan Layang Non Tol atau JLNT Casablanca, Jakarta Selatan ditutup terbatas lantaran banyak sepeda motor yang menerobos hingga memicu kecelakaan. Pihak kepolisian memastikan tidak ada pemotor nakal yang menerobos penutup jalan.

“Sudah kita kunci, ada yang jaga juga. Sudah kunci sudah kepegang, dari pada kita jaga tiap hari gitu tidak efektif, kalau dikunci sekalian kan segi asas kemanfaatan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman kepada wartawan, Jumat (29/3/2024).

Latif mengatakan sebelumnya dilakukan penutupan dengan menggunakan water barrier. Namun para pemotor nakal menggeser barrier dan tetap berkendara melewati JLNT Casablanca tersebut. Sebagai informasi, sepeda motor dilarang melintas di JLNT Casablanca.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Karena kalau kita biarkan kemarin kita gunakan tutup dengan water barrier pun dibuka, malah banyak cairan apa, lebih baik kita tutup kita kunci,” ujarnya.

Latif menambahkan, buka tutup JLNT Casablanca dilakukan atas koordinasi pihak kepolisian dan juga Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan mulai pukul 00.00-04.00 WIB di kedua sisi.

“Untuk jalur yang kita gunakan adalah jalur bawah saja. Sehingga sampai jam 4 nanti orang udah mulai bekerja, kita buka kembali,” tuturnya.

Alasan JLNT Ditutup

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menjelaskan alasan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca di Jakarta Selatan ditutup terbatas. Dishub DKI mengatakan banyak sepeda motor yang menerobos melintas di JLNT Casablanca saat tengah malam hingga memicu kecelakaan.

“Terkait rencana penutupan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, karena banyaknya pelanggaran kendaraan bermotor roda 2 (dua) yang dilarang melintas di JLNT Casablanca khususnya pada malam hari dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Rabu (27/3).

Syafrin menyebut JLNT Casablanca kerap dijadikan lokasi balap liar sepeda motor hingga menimbulkan korban jiwa. Sehingga, pihaknya mengambil tindakan untuk menutup JLNT Casablanca saat tengah malam.

“Pada malam hari JLNT tersebut sering menjadi lokasi balap liar sepeda motor yang menimbulkan korban jiwa,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dishub DKI menerapkan penutupan terbatas JLNT Casablanca di Jakarta Selatan selama 2 pekan ke depan. Selama periode tersebut, JLNT Casablanca akan ditutup pada pukul 00.00-04.00 WIB di kedua sisi.

“Dilakukan penutupan terbatas JLNT Casablanca Kota Administrasi Jakarta Selatan pada pukul 00.00 sampai dengan 04.00 WIB di kedua sisi, yaitu sisi barat (Citywalk) maupun sisi timur (Mal Kota Casablanca),” kata Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Rabu (27/3).

Penutupan sementara dilakukan bersamaan dengan penutupan U-turn (putaran balik) Citywalk di Jalan KH Mas Mansyur Habib Usman Mufti, Jakarta Pusat, pada 1-15 April 2024. Sebagai rute alternatif, kendaraan dari arah barat (Tanah Abang) maupun arah timur (Casablanca) dapat melalui jalur bawah Jalan Prof Dr Satrio.

(wnv/lir)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *