Bogor

Arus lalu lintas di Jl Raya Puncak Bogor, Jawa Barat terpantau normal lancar siang ini. Belum ada peningkatan volume kendaraan pada long weekend ini.

“Jadi untuk kondisi situasi arus lalu lintas di kawasan wisata puncak di pagi hari ini sampai dengan pukul 10.00 WIB arus lalu lintas terpantau normal lancar,” kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto, Jumat (29/3/2024).

Ardian mengatakan, belum ada peningkatan volume kendaraan di hari libur panjang hari ini. Titik langganan macet di sepanjang Jl Raya Puncak terpantau tidak terjadi antrian panjang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Memang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, memang arus lalulintas tidak terjadi peningkatan volume, layaknya di libur-libur nasional seperti biasa ataupun di weekend. Di titik-titik trouble spot seperti Pasir Muncang, Megamendung, Pasar Cisarua hanya terjadi sedikit antrean saja, tadi di Simpang Megamendung namun tidak terlalu panjang, hanya sekitar 50 meter saja,” imbuhnya.

Ardian mengatakan, aturan ganjil-genap sempat diterapkan tadi pagi. Namun dihentikan lebih awal karena situasi arus lalu lintas cenderung lancar.

“Penerapan sistem ganjil-genap di Simpang Gadog di satu titik tadi sudah dilaksanakan pukul 06.30 WIB, namun mengingat sampai dengan pukul 08.00 arus kendaraan tidak begitu ramai, semua titik trouble spot juga tidak ada antrean, sehingga kepasitas kendaraan yang akan menuju kawasan wisata puncak tidak begitu terbebani, sehingga kami sudahi pemeriksaan ganjil-genap,” kata Ardian.

“Karena memang tujuan dari ganjil genap itu untuk membagi arus masuk menuju Puncak,” sambungnya.

Kepadatan Diprediksi Terjadi Sore Ini

Volume kendaraan di Jl Raya Puncak diprediksi meningkat pada sore nanti hingga menjelang waktu berbuka puasa. Sebanyak 87 personil disiapkan di titik-titik langganan macet.

“Memang prediksi di pagi sampai dengan siang hari, selepas salat Jumat belum terjadi peningkatan arus. Nanti terjadi peningkatan arus setelah salat ashar atau di jam 15:00 WIB sampai dengan menjelang buka puasa,” kata Ardian.

“Kami tetap turunkan personel sebanyak 87 personel hari ini untuk antisipasi lonjakan,” imbuhnya.

(sol/mea)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *