Jakarta

MPR, MUI, dan Baznas berencana menggelar ‘Silaturahim dan Buka Puasa Bersama (Bukber) dengan 11 Ulama dari Palestina’ pada 1 April 2023 mendatang. Menanggapi rencana bukber tersebut, Wakil Ketua MPR Muhammad Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan secara prinsip umat Islam di Indonesia mempunyai tradisi yang unik yakni bukber.

Tradisi ini menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu merupakan suatu hal yang sangat bagus karena bukber tidak hanya diselenggarakan di masjid tetapi juga di rumah.

“Bahkan bukber dilakukan secara berpindah-pindah dari rumah ke rumah, dari kantor ke kantor”, ujar HNW, dalam keterangannya, Jumat (29/3/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut ia sampaikan kepada wartawan di sela-sela dirinya menggelar bukber bersama MUI Jakarta Selatan, ormas Islam, Forum RT/RW, mahasiswa, dan pemuda di rumah dinas di Kemang, pada Kamis (28/3).

Bukber yang digelar menurut HNW, tidak hanya di rumah para pejabat, namun juga di rumah-rumah warga.

“Ini merupakan tradisi yang menjadikan Islam dipahami oleh bangsa Indonesia sebagai agama yang menggembirakan, bisa menjadikan hidup rukun, dan mengokohkan silaturahim,” ungkap HNW.

Tradisi seperti itu menurut HNW, merupakan suatu hal yang diperlukan. Apalagi bangsa ini selepas menggelar pemilu yang menegangkan serta di tengah sidang gugatan Pilpres di MK yang menghangat.

“Dengan adanya bukber, kita bisa saling berbagi dan menguatkan dan cooling down juga,” tutur alumni Universitas Madinah itu.

Rencananya, acara bukber bersama 11 ulama Palestina ini akan digelar pada Senin (1/4), di Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta Pusat.

HNW bersyukur tahun ini, MUI bekerja sama dengan Baznas mengundang 11 ulama dari Palestina untuk menjadi imam di Indonesia. Mengundang 11 Ulama dari Palestina selain mengokohkan silaturahim, ukhuwah islamiyah, juga untuk saling mendekatkan hubungan Indonesia-Palestina.

“Dari sini kedua negara bisa meningkatkan kerja sama dan saling dukung mendukung dengan cara yang terbaik,” tutur HNW.

Terkait rencana bukber MPR, MUI, Baznas, dan 11 ulama Palestina, HNW bercerita Ketua MUI Bidang Luar Negeri Prof Soedarnoto Abdul Hakim menghubungi dirinya untuk menawarkan bagaimana kalau dalam penutupan kegiatan 11 ulama dari Palestina di Indonesia diselenggarakan bukber di MPR.

“Saya menyambut baik dan mengkomunikasikan dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo. Beliau ternyata sangat mendukung kegiatan ini,” ungkap HNW.

Bukber MPR, MUI, Baznas dan 11 ulama Palestina menurut HNW satu kesempatan untuk membuktikan silaturahmi dengan bukber bisa dilakukan oleh seluruh pihak, bahkan bisa dilakukan di MPR.

“Akan kita undang Pimpinan MPR, DPR, Badan-badan dan Alat Kelengkapan Majelis, Pimpinan Ormas-ormas Islam dan Menteri Luar Negeri”, ucapnya.

Dirinya bergembira Ramadan tahun ini kita bisa mendekatkan hubungan Indonesia-Palestina.

HNW berharap bukber di MPR bisa menegaskan kembali bahwa agama Islam itu membawa rahmat, bukber membawah keberkahan yang sangat banyak. Di antara keberkahan itu semakin mengokohkan ukhuwah, kerja sama, saling memahami dan menguatkan semuanya.

“Itu satu hal yang dipentingkan di mana saat ini umat islam di Palestina dan Rohingnya tengah mengalami penderitaan. Kita berharap dengan bukber kita bisa sekaligus meng-cooling down kan suasana politik di Tanah Air untuk kemudian bisa mengokohkan silaturahmi dan menguatkan kepedulian terhadap sesama umat Islam yang kesusahan seperti di Palestina/Gaza dan Rohingya,” pungkasnya.

(ncm/ncm)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *