Jakarta

Mudik Lebaran adalah rutinitas masyarakat dalam rangka Idul Fitri. Salah satu tujuan mudik adalah untuk merayakan Lebaran Idul Fitri bersama-sama dengan keluarga.

Jasa Marga siap memberikan pelayanan optimal agar perjalanan mudik Lebaran semakin aman. Strategi pelayanan operasional juga telah disiapkan, mulai dari lalu lintas, transaksi, hingga pengoperasian secara fungsional ruas akses tol baru. Berikut informasinya.

Pelayanan Operasional Jasa Marga Idul Fitri 1445 H

Melalui laman Instagram @official.jasamarga, pihak Jasa Marga menginformasikan sejumlah pelayanan operasional pada periode Idul Fitri 1445 H/2024. Apa saja pelayanan operasional yang dimaksud?


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kesiapan Layanan Lalu Lintas

  • Sentralisasi layanan informasi dan komunikasi lalu lintas jalan tol wilayah Timur melalui Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) Wilayah Timur
  • Menyiagakan total 181 unit derek untuk percepatan penanganan
  • Menyiapkan total 23.239 rubber cone untuk rekayasa lalu lintas termasuk contra flow
  • Penambahan perlengkapan untuk percepatan penanganan gangguan kendaraan
  • Penambahan paket rambu rekayasa lalu lintas dan pembatasan kendaraan sumbu 3-5
  • Koordinasi dengan Korlantas Polri dan Polisi Wilayah serta survei bersama terkait kesiapan operasi dan skenario pengaturan lalu lintas termasuk Kawasan objek wisata
  • Pelatihan penyelamatan korban kecelakaan dengan Road Rescue Association (IRRA) dan kerjasama dengan Basarnas.

2. Kesiapan Layanan Transaksi

  • Pengoperasian total 548 unit Mobile Reader
  • Penyiagaan 700 petugas on call termasuk di dalamnya personel pengarah lalu lintas
  • Penambahan lokasi top up tunai e-Toll menjadi total 138 lokasi
  • Penambahan kartu e-Toll menjadi 41.020 kartu e-Toll.

3. Kesiapan Layanan Teknologi

  • Pemasangan traffic counting berbasis radar dan smart CCTV sebanyak 159 unit yang tersebar di jalur dan rest area yang berfungsi sebagai indikator yang akan menjadi rekomendasi pengaturan dan rekayasa lalu lintas dalam rangka penerapan teknologi Motorway Incident Detection and Automatic Signalling (MIDAS)
  • Pengembangan fitur “Travoy Journey” , “Getpay”, dan “Chat Us”
  • Motorway Incident Detection and Automatic Signalling (MIDAS) untuk deteksi dini insiden dan Incident Management System dengan smart CCTV pada 20 titik ruas Tol Layang MBZ
  • Perkuatan service backend Aplikasi JID dan implementasi metode microservices
  • Peningkatan bandwith internet semula 400 MBps menjadi 2 GBps
  • Dashboard lalu lintas transaksi di seluruh gerbang tol pada 31 ruas JM Group secara realtime
  • Penambahan titik Google Hit di jalur non tol (179 titik Jakarta sampai Malang) untuk pemantauan kecepatan jalur arteri arah jalan tol
  • Rest Area Management System untuk pantauan kondisi di rest area dan penyampaian informasi ke pengguna jalan.

4. Kesiapan Layanan Rest Area

  • Penyiapan 49 titik SPKLU
  • Klinik Kesehatan (Kerjasama dengan Pertamina) di TIP KM 725A, KM 66A, KM 792 A dan B
  • Perbaikan flow kendaraan di Rest Area KM 57A, KM 88A, KM 207A, KM 379A, KM 389B
  • Penyediaan SPBU Modular di 14 lokasi rest area
  • Penyediaan fasilitas take away di restoran
  • Penambahan toilet fungsional sebanyak 599 bilik
  • Pelaksanaan contra flow di depan rest area bila terjadi kepadatan
  • Penambahan Posko Kesehatan di 24 rest area dan Posko Polisi di 45 rest area
  • Penambahan Petugas satgas dan pengaturan lalu lintas di rest area
  • Kerjasama dengan DAMRI untuk titik check point angkutan di KM 519B
  • Penambahan Rambu pada saat One Way
  • Pengaturan antrian SPBU dengan penempatan petugas
  • Usulan buka tutup rest area (10-15 menit) pada saat antrian mencapai jalur.

Baca di halaman selanjutnya.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *