Jakarta

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Ibu Kota cenderung mengalami peningkatan di awal tahun ini. Ada beberapa langkah yang bisa diterapkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah DBD.

Heru mengajak peran serta masing-masing keluarga mencegah kenaikan kasus DBD. Menurutnya, masyarakat bisa memulai dengan memberantas sarang nyamuk melalui 3M Plus, yaitu menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti pembawa virus DBD.

“Masyarakat bersama-sama menyemprot, jaga kebersihan, baju di rumah jangan digantung terlalu lama dan bisa bersama Pemda per keluarga mengantisipasi DBD. Tetap menjaga kebersihan, 3M dijalankan,” kata Heru Budi Hartono saat ditemui di Jakarta Barat, pekan lalu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heru turut mengingatkan para orang tua memasangkan baju tertutup kepada anak-anaknya supaya terlindung dari gigitan nyamuk. Terakhir, ia juga menganjurkan supaya mengenakan lotion anti-nyamuk.

“Jaga anak-anak kalau mereka keluar menggunakan pakaian lengan panjang, celana panjang, menggunakan lotion anti nyamuk,” ucapnya.

Seperti diketahui, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat peningkatan kasus demam berdarah (DBD) di Ibu Kota. Hingga 19 Februari, sebanyak 627 kasus DBD dilaporkan.

“Saat ini sudah masuk minggu ke-9, data kasus menunjukkan peningkatan yang tajam mulai minggu ke-5, yaitu di awal bulan Februari,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati melalui keterangan tertulis, Jumat (1/3/2024).

Dari 627 kasus, sebanyak 34 kasus DBD di wilayah Jakarta Pusat, 74 kasus di Jakarta Utara, 208 kasus di Jakarta Barat, 145 kasus di Jakarta Selatan, 161 kasus di Jakarta Timur dan 5 kasus di Kepulauan Seribu. Sejauh ini, belum ada kematian kasus DBD yang ditemukan.

“Kami terus memantau perkembangan kasus DBD di setiap wilayah Jakarta. Sejauh ini, tidak tercatat kematian atas kasus tersebut,” jelasnya.

Ani menyebut index rasio kasus DBD saat ini mencapai 5,57/100 ribu penduduk. Meski begitu, Ani menyebut kenaikannya masih di bawah kasus tahun 2023 lalu.

“Kami mengimbau warga waspada dan menerapkan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) 3M (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) Plus (kegiatan lain yang mencegah perkembangbiakan dan gigitan nyamuk Aedes aegypti),” ujarnya.

(taa/idn)





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *