Jakarta

Polda Metro Jaya dan jajaran Polres Metro Jakarta Pusat menangkap konvoi ratusan pemotor berkedok ‘Buka on the Road’ di Jakarta. Jaringan Insan Muda Indonesia (JIMI) mengapresiasi tindakan tegas aparat kepolisian.

“Kami acungi jempol buat Polri karena sudah bisa menjawab keresahan masyarakat saat ini,” kata Sekjen JMII Aditya dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).

Adit mendukung upaya yang dilakukan kepolisian dalam menyikapi fenomena konvoi motor anak-anak muda yang berkedok ‘Buka on The Road’ maupun ‘Sahur on The Road’.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita dukung Jakarta aman dan bebas dari segala bentuk gangguan Kamtibmas,” ujarnya.

Aditya menilai tindakan tegas aparat kepolisian terhadap konvoi bermotor sudah tepat. Apalagi, fenomena konvoi motor berkedok ‘Buka on The Road’ sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Penindakan secara tegas oleh Polri kepada para remaja atau pelajar di Jakarta sudah sepantasnya dilakukan. Karena sudah membuat kemacetan dan meresahkan warga dengan berkonvoi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Aditya juga mengajak masyarakat terutama orang tua dan pihak sekolah berperan aktif dalam mencegah anak-anak supaya tidak melakukan konvoi yang berpotensi menimbulkan gesekan. Di sisi lain, Aditya menyambut positif pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai efek jera.

“Jika kedapatan bukti-bukti kuat mereka melakukan konvoi dan bikin onar Jakarta maka sudah selayaknya ikuti aturan berlaku cabut KJP nya,” tuturnya.

140 Orang Diamankan

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Pusat bersama polsek jajaran kembali mengamankan remaja yang melakukan konvoi dengan dalih berbagi takjil di kawasan Jakarta Pusat. Total hari ini sebanyak 140 orang remaja diamankan.

“Sore ini patroli gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran kembali berhasil mengamankan 140 pelajar dari 4 lokasi yang sering dijadikan ajang keributan dan konvoi,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).

Susatyo mengatakan mereka diamankan di 4 titik. Para pelaku diamankan mulai diflyoverRoxy Sawah Besar, lampu merah Carolus Senen, Bundaran HI Menteng, hingga Jalan HBR Motik Kemayoran.

“Hari ini kita mengamankan remaja yang konvoi berdalih berbagi takjil yang selalu membuat kerusuhan dan keonaran di jalan raya. Sehingga membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar karena sering menutup jalan sambil teriak-teriak menyalakan petasan,” ujarnya

Polisi turut mengamankan 73 motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, 26 buah petasan, dan 18 buah bendera. Selain itu, saat dicek, dua orang remaja dinyatakan positif mengonsumsi sabu.

“Dua orang tes urine positif atas nama DA (16 tahun) dan MAK (22 tahun) diduga menggunakan sabu mengandung zat metamfetamin diamankan,” tuturnya.

(mei/mei)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *