Jakarta

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik narkoba di Semarang, Jawa Tengah. Pabrik narkoba tersebut memproduksi sabu dan ‘happy water’.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa menyampaikan penggerebekan pabrik narkoba ini dilakukan bersama aparat gabungan Bea Cukai dan Polda Jawa Tengah, Rabu (3/4/2024). Pabrik itu beralamat di Alamat Jalan Ngesrep Barat IV RT 008 RW 009 Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

“Jadi ini adalah home industry pembuatan sabu dan happy water yang mengandung narkoba,” kata Mukti kepada detikcom.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai informasi, happy water ini bentuknya adalah serbuk. Serbuk yang mengandung narkoba ini dikonsumsi dengan cara diseduh.

“Happy water ini mengandung metamfetamine,” kata Mukti.

Dari lokasi tersebut diamankan 2 tersangka yang berperan sebagai peracik atau koki. Keduanya ditangkap saat sedang membuat narkova.

“Jadi pada saat kita lakukan penggerebekan, 2 orang ini sedang mengolah bahan baku untuk pembuatan narkoba, pas ditangkap masih memakai pakaian pelindung dengan masker hazmat,” katanya.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik narkoba di Semarang, Jawa Tengah.  (Dok istimewa)Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek pabrik narkoba di Semarang, Jawa Tengah. (Dok istimewa)

Mukti menyampaikan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat. Informasi tersebut diselidiki hingga pabrik narkoba tersebur digerebek.

“Untuk perkembangan kasus, besok akan kita adakan konferensi pers,” tuturnya.

Sebelumnya, Brigjen Mukti Juharsa memberikan arahan kepada anggota saat apel pagi pada Senin 1 April 2024. Dia meminta jajarannya agar tidak kendor dalam pemberantasan narkoba.

“Tidak ada pekerjaan yang ditunda, walaupun mau Lebaran tetap kerjakan, tetap semangat jaga Indonesia dari bahaya narkoba, jangan kendor,” tuturnya.

(mei/dnu)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *