Jakarta

Direktur Lalu Lintas Polda Banten Kombes Leganek Mawardi mengatakan kemacetan truk di Pelabuhan Ciwandan disebabkan arus lalu lintas yang mulai meningkat dan diterapkannya sistem penundaan (delay system) jelang pembatasan operasional truk. Untuk diketahui kebijakan pembatasan truk berlaku mulai Jumat, 5 April besok.

“Di Ciwandan JLS ini merupakan antrean yang masuk ke dalam pelabuhan karena adanya kenaikan dari arus lalu lintas, karena truk mulai pembatasan,” kata Leganek dikonfirmasi, Kamis (4/4/2024).

“Kita maksimalkan delay system, kita maksimal delay sistem 3 sampai 4 jam untuk delay sistem tidak sampai 17 jam. Jadi yang ditekankan ini memang ini fluktuasinya tinggi, jadi besok mulai dibatasi,” sambung Leganek.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Leganek pun menuturkan pihaknya telah membuat rekayasa lalu lintas untuk menangani antrean truk yang hendak masuk pelabuhan. “Hari terakhir pembatasan sehingga antrian, namun kita sudah melaksanakan rekayasa untuk dipecah arus ini masuk ke pelabuhan BBJ,” ucap Leganek.

Delay system dilakukan untuk menunggu operasional kapal selama mengangkut penumpang. Delay system ini maksimal dilakukan 3 jam untuk antrian kapal.

“Kedua, diimbau ke masyarakat maksimal untuk delay system tiga jam untuk menunggu antrian di kapalnya. untuk operasional di kapal,”‘ ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pelabuhan BBJ Bojonegara saat ini masih sangat longgar. Untuk menghindari antrean ke Ciwandan pada hari ini, sebagian truk dialihkan ke sana termasuk ke Pelabuhan Merak khususnya truk golongan lima.

“Kita alihkan ke BBJ dan sebagian ke Pelabuhan Merak, golongan lima masih ke Merak,” pungkasnya.

(bri/aud)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *