Jakarta

Sebuah tembok penahan tanah (TPT) di wilayah Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Longsor diakibatkan karena hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari.

“Dikarenakan turunnya hujan di beberapa hari ini dengan intensitas yang cukup tinggi pada wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) di beberapa titik lokasi mengalami longsor,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhammad Adam Hamdani dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adam mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/4) kemarin. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas BPBD.

“Lokasi kejadian ada di Kampung Cipetir, Kampung Sukamanah, dan Kampung Citugu,” ujarnya.

Adam mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut. Namun, sebanyak 14 jiwa terancam apabila longsor susulan terjadi.

“Korban terancam 2 unit rumah, di Kampung Cipetir 6 jiwa dan Kampung Sukamanah 8 jiwa,” jelasnya.

Adam mengatakan rincian tanah longsor yaitu pertama di Kampung Cipetir dengan tinggi 10 meter, panjang 6 meter, di Kampung Sukamanah dengan tinggi 3 meter dan panjang 5 meter, di Kampung Citugu dengan tinggi 8 meter dan panjang 10 meter, dan kedua di tinggal 4 meter dan panjang 10 meter.

“TPT aliran irigasi persawahan padi mengalami kerusakan terkena longsor dengan rincian kedalaman TPT irigasi sekitar 1 meter, panjang TPT irigasi sekitar 10 meter, dan lebar TPT irigasi sekitar satu meter,” ucapnya.

Adam mengatakan longsor juga berdampak pada akses jalan Kampung warga. Namun, jalan tersebut masih bisa dilalui dengan hati-hati.

“Situasi akhir belum kondusif, dibutuhkan penanganan segera dari pihak atau dinas terkait. Dikhawatirkan bila terjadi hujan, akan terjadi longsor susulan,” pungkasnya.

(rdh/aud)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *