Jakarta

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimbau para pemudik tidak membuang sampah sembarangan. KLHK memperkirakan sampah selama arus mudik dan balik mencapai 58 ribu ton.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Rosa Vivien Ratnawati menyampaikan sejumlah pesan kepada pemudik terkait pengelolaan sampah selama perjalanan pulang kampung. Dia mengimbau agar tidak membuang botol plastik sembarangan.

“Kalau memang tidak mungkin untuk misalnya tumbler atau apa, misalnya harus bawa botol air mineral misalnya, ya itu harus ditempatkan tersendiri. Karena botol air mineral itu kan kalau sudah jadi sampah harganya mahal juga. Bisa ditaruh di bank sampah atau tempat pemulung,” tutur Rosa, usai jumpa pers gerakan ‘Mudik Minim Sampah’, di Gedung Manggala Wanabakti KLHK, Jumat (5/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rosa juga mengingatkan kepada pemudik untuk menghabiskan makanan selama perjalanan mudik. Dia mengatakan sampah sisa makanan merupakan sampah organik yang dapat menimbulkan gas metana dan berpotensi menimbulkan kebakaran jika dibuang sembarangan ke TPA.

“Dan kalau makan ya jangan nggak dihabiskan, nggak boleh sisa, karena itu menjadi sampah organik, kemudian menimbulkan gas metana, dibuang ke TPA, kebakaran jadi TPA-nya,” ujar Rosa.

Dia juga mengatakan sampah harus dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah harus dibuang ke tempat yang telah disediakan.

Adapun, Direktur Penanganan Sampah, Novrizal Tahar berharap tidak ada yang membuang sampah di Tol. Meski telah disiapkan Satgas untuk menangani masalah sampah di Tol.

“Mudah-mudahan supaya nggak ada yang buang sampah di jalan Tol, sehingga nggak ada petugas yang kerja di jalan Tol, karena kasihan kan keselamatannya juga, kalau lagi mungut sampah itu kan berisiko ya,” kata Novrizal menambahkan.

Novrizal menyampaikan isu sampah selama mudik tak kalah penting dari isu keselamatan dan kemacetan. Maka itu pengelolaan sampah juga harus menjadi perhatian utama.

“Isu Mudik Minim Sampah itu sama pentingnya juga dengan isu keselamatan saat mudik, dengan isu kemacetan saat mudik yang selama ini yang juga selalu menjadi perhatian utama. Jadi minim sampah juga menjadi perhatian utama ini sekarang,” ucapnya.

(idn/idn)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *