Jakarta

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Tri Andayani mengungkapkan tren mudik 2024 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Moda transportasi penyeberangan air pun menjadi primadona untuk masyarakat Indonesia tengah dan timur.

Tri mengungkapkan pihaknya telah menempuh langkah strategis terkait kesiapan armada untuk melancarkan arus mudik. PELNI juga melakukan verifikasi bersama Kemenhub RI guna mendapatkan izin pelayaran untuk kapal yang sudah uji kelayakan.

“Kita juga melakukan koordinasi bersama teman-teman BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga untuk kesiapan dari BBM untuk operasional seluruh kapal kami ini yakni total 56 kapal dengan 26 kapal penumpang serta 30 kapal jenis perintis dan berlangsung selama satu bulan,” ujar Tri dalam tayangan detikPagi menghadirkan tema Spesial Teman Mudik.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kurang lebih di tahun ini, kami butuh di 22.000 kilo liter. Selain itu juga ada penyesuaian rute saat mudik berlangsung karena tidak semua pelabuhan terdapat kelonjakan penumpang,” imbuhnya.

Untuk menunjang kelancaran mudik, PELNI juga mendirikan posko dan melakukan pengawasan di setiap pelabuhan bersama Pelindo, KUPP, TNI, Polri serta penambahan pengamanan di atas kapal bersama marinir.

PELNI telah merombak dan merenovasi ruang operasionalnya untuk memantau lokasi dan jenis kapal berada secara real time.

“Kita juga bisa pantau berapa jumlah penumpang, kapalnya sedang berada di perairan mana. Bahkan kita juga bisa melihat berapa kadar air tawar dan air bersih yang digunakan penumpang saat kapal berlayar,” ucap Tri dalam acara ber-tagline Mudik Asyik Bersama PELNI tersebut.

Sekadar diketahui, puncak arus mudik jalur pelayaran di Indonesia bagian barat ada di Pelabuhan Belawan, Indonesia bagian tengah menuju barat berada di Pelabuhan Balikpapan, dilanjut dengan Indonesia bagian tengah menuju timur berada di Pelabuhan Surabaya dan Makasar, disusul dengan Indonesia bagian timur di Pelabuhan Ambon dan Bau-Bau.

Berbagai informasi terkini soal mudik di momen Lebaran ini disajikan oleh detikcom melalui Program Teman Mudik yang bekerja sama dengan Kemenhub RI. Anda bisa ikuti kabar terupdate-nya dengan klik di sini.

(ncm/ega)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *