Jakarta

Bencana alam tanah longsor terjadi di KM 64 A Tol Bocimi arah Sukabumi hingga menyebabkan satu mobil terperosok ke jurang. Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS Sigit Sosiantomo mempertanyakan kinerja operator Tol Bocimi.

“Operator kan tahu di mana titik-titik yang rawan longsor. Seharusnya, ketika terjadi hujan deras, mereka melakukan inspeksi terhadap keamanan struktur jalan tol yang mereka kelola. Longsor kan tidak ujug-ujug, ada tanda-tanda seperti ada retakan,” kata Sigit kepada wartawan, Jumat (5/4/2024).

Sigit mengingatkan seharusnya operator tol tersebut lebih memperhatikan faktor musim dan cuaca dalam pembangunan tol itu. Dia juga menyinggung topografi Tol Bocimi yang berbukit.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Apalagi saat musim hujan seperti ini, seharusnya operator lebih aware terhadap musibah longsor terutama di jalur tol dengan topografi berbukit dan lereng seperti tol Bocimi,” katanya.

Sigit menduga ada kelalaian dari operator soal inspeksi berkala keamanan dan kelayakan sarana jalan tol yang dikelola. Dia meminta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR untuk segera mengevaluasi, memperbaiki, dan memitigasi titik-titik rawan longsor.

Selain itu, Sigit meminta operator jalan tol bertanggung jawab atas kerugian pengguna jalan Tol Bocimi. Dia merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Aturan itu mengatur operator jalan tol wajib mengganti kerugian yang diderita oleh pengguna jalan tol sebagai akibat kesalahan dari Badan Usaha dalam pengusahaan jalan tol.

“Dalam musibah kemarin, ada mobil yang masuk ke dalam longsoran dan satu truk terguling. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Operator wajib memberikan ganti rugi. Apalagi musibah seperti ini sebenarnya bisa dimitigasi kalau inspeksi berkala untuk memastikan keamanan jalan tol dilakukan operator sebagai bagian dari pemeliharaan,” kata Sigit.

Diketahui, bencana longsor tersebut terjadi pada Rabu (3/4) malam. Pihak kepolisian lalu merekayasa lalu lintas arus kendaraan dari Jakarta menuju Sukabumi dialihkan ke Cigombong.
Peristiwa tersebut menyebabkan satu mobil terperosok ke dalam jurang.

“Berdasarkan laporan sekitar pukul 20.40 WIB, longsor di Kilometer 64 di Jalur Tol Bocimi dari arah Jakarta ke Sukabumi, mendekati Exit Tol Parungkuda. Satu lajur terdampak longsor dan ada satu kendaraan Isuzu Panther terimbas pasca kejadian tersebut,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo, Rabu (3/4) malam.

(fca/aik)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *