Jakarta

Penumpang kereta api yang sengaja melakukan perjalanan melebihi relasi (tujuan) yang tertera pada tiket akan dikenakan denda. Peraturan ini telah diberlakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) sejak tanggal 3 Agustus 2023 lalu.

Memasuki masa mudik Lebaran 2024, KAI kembali mengingatkan terkait aturan tersebut. KAI menyebut aturan ini tidak hanya sebatas tentang denda, tetapi juga bisa berujung pada larangan naik kereta api sementara waktu.

“Sejak 3 Agustus 2023 lalu, KAI telah menerapkan kebijakan yang menegaskan bahwa pelanggan yang sengaja melebihi relasi pada tiketnya akan dikenai sanksi serius. Denda yang dikenakan bahkan mencapai dua kali lipat dari harga tiket yang tertera. Aturan ini tidak hanya sebatas tentang denda, tetapi juga bisa berujung pada larangan naik kereta api sementara waktu,” tulis KAI dalam keterangannya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sanksi Melebihi Relasi: Denda 2 Kali Tarif Tiket

Berikut sanksi bagi penumpang yang sengaja melebihi relasi perjalanan kereta api:

  1. Penumpang akan diturunkan di stasiun perhentian pertama sesuai grafik perjalanan KA, yang memiliki loket penjualan tiket yang masih beroperasi.
  2. Denda 2 (dua) kali lipat dari tarif parsial subclass terendah, sesuai dengan kelas pelayanan yang dimiliki penumpang dari stasiun tujuan yang tertera pada tiketnya, sampai dengan stasiun tempat penumpang diturunkan.
  3. Pembayaran denda secara tunai di atas kereta api atau di loket stasiun.
  4. Pembayaran denda maksimal 1×24 jam.
  5. Jika tidak melakukan pembayaran, maka penumpang tidak diperkenankan naik kereta api selama 90 sampai 180 hari kalender.

Oleh karena itu, penumpang kereta api perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Kondektur akan mengumumkan bahwa pelanggan wajib turun di stasiun sesuai relasi yang tertera di tiketnya.
  • Sebelum tiba di tiap stasiun perhentian, Kondektur akan mengumumkan kepada pelanggan agar mempersiapkan diri untuk turun, sesuai dengan stasiun tujuan yang tertera di tiketnya.
  • Kondektur akan mengumumkan sanksi yang dikenakan terhadap penumpang yang dengan sengaja melebihi relasi yang tertera di tiketnya.
  • Kondektur akan melakukan pengecekan kondisi di atas kereta api menggunakan alat kerja Kondektur, untuk memastikan penumpang naik dan turun sesuai relasi yang tertera pada tiketnya.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus menjelaskan, kebijakan tersebut diberlakukan untuk menjaga kenyamanan bersama serta menegakkan tata tertib di dalam kereta api. Melalui langkah-langkah pengecekan yang rutin, KAI berusaha memastikan bahwa setiap pelanggan mematuhi relasi yang tertera di tiketnya.

“Oleh karena itu, kami mengingatkan kepada seluruh pelanggan untuk selalu memeriksa relasi tiketnya sebelum melakukan perjalanan. Dengan demikian, kita dapat bersama-sama menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan, ceria, dan bermakna, terutama saat akan mudik Lebaran tahun ini,” kata Joni.

(wia/imk)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *