Jakarta

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meraih penghargaan Anugerah PWI 2024 atas kontribusi dalam pengembangan silat, warisan budaya tak benda UNESCO. Adapun Tatu dinilai sukses mengembangkan budaya silat di Banten dengan menggagas Jurus Silat Kaserangan.

Tatu pun mengapresiasi para pelestari Jurus Silat Kaserangan dan jajarannya yang telah menjaga warisan budaya ini.

“Alhamdulillah, anugerah ini saya persembahkan untuk para pencipta dan pelestari Jurus Silat Kaserangan dari berbagai paguron di Kabupaten Serang. Juga apresiasi terhadap seluruh aparatur Pemkab Serang hingga tingkat sekolah yang konsisten menjaga silat sebagai budaya bangsa,” kata Tatu dalam keterangannya, Jumat (5/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta yang lalu.

Tatu menjelaskan Jurus Silat Kaserangan diciptakan oleh 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang pada tahun 2017. Setelah diciptakan, Festival Silat Kaserangan pun digelar rutin. Festival ini pertama kali pada 20 Agustus 2017, yang mana Pemkab Serang menerima rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Selanjutnya, Silat Kaserangan ditampilkan pada berbagai kegiatan pemerintah maupun swasta, dan menjadi bahan ajar muatan lokal di sekolah. Bahkan, seragam Silat Kaserangan juga menjadi salah satu pakaian dinas Pemda Kabupaten Serang.

Untuk melindungi hak cipta sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, Jurus Silat Kaserangan telah didaftarkan kepada Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Pada Maret 2022, Jurus Silat Kaserangan resmi tercatat dan memiliki Hak Cipta di Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor pencatatan: 000337054.

Saat ini, Tatu mengungkapkan Silat Kaserangan tidak hanya dikenal di tingkat nasional, namun sudah meraih juara dalam event internasional Pencak Silat Championship 2021 di Belanda.

Ia pun berkomitmen akan terus bekerja sama dengan pers dalam pembangunan daerah.

“Semua capaian, baik keberhasilan program pembangunan maupun penghargaan yang kami raih, merupakan hasil sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk dari teman-teman pers,” tutupnya.

Diketahui, Tatu menjadi satu dari enam kepala daerah yang meraih Anugerah PWI 2024. Sebelum meraih Anugerah PWI 2024, para kepala daerah telah melakukan serangkaian tahapan mulai dari pengajuan dari PWI daerah dan bersaing dengan sejumlah kepala daerah di Indonesia. Kemudian, penilaian dan presentasi langsung di depan panitia dan dewan pakar PWI.

(anl/ega)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *