Cilegon

Akses menuju Pelabuhan Merak di puncak arus mudik pada Minggu dini hari padat merayap. Polisi melakukan skrining kendaraan yang belum mempunyai tiket untuk dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan.

Pantauan detikcom di depan exit Tol Merak pukul 02.30 WIB, Minggu (7/4/2024), terjadi kepadatan kendaraan untuk menunggu masuk ke kawasan pelabuhan. Kemacetan terjadi mulai dari pintu gerbang exit hingga ke dalam dalam tol.

Kepolisian yang berjaga di lokasi melakukan skrining kepada pemudik roda empat yang belum memiliki tiket. Puluhan kendaraan diminta untuk putar arah melalui jalur arteri untuk menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pemudik bernama Andhi diminta anggota polisi untuk putar arah ke Ciwandan. Pemudik dari Bogor menuju Pringsewu ini kesulitan mendapatkan tiket karena sudah kehabisan.

“Sudah nggak bisa akses tiket, kuotanya sudah penuh. Tadi diinformasikan untuk ke Ciwandan,” kata Andhi ke wartawan di Simpang Gerem, Cilegon, Banten.

Ia sendiri bersyukur masih bisa diberi kesempatan untuk menyeberang meski melalui Pelabuhan Ciwandan. Asalkan, ia bisa melakukan penyeberangan dan mendapatkan tiket.

“Mau nggak mau lewat sana, ” ujarnya.

Untuk mencapai Merak, dari Bogor ia berangkat pagi menjelang siang. Di beberapa tempat di rest area, pemudik memang diminta untuk masuk ke rest area karena ada delay sistem.

“Saya masuk tol dimasukkin ke rest area. Jalan lagi saya lewat bawah (arteri) lewat Serang Kota, lancar cuma ngalir aja,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Abdul Karim mengatakan puncak arus mudik di Merak terjadi pada hari ini. Bagi pemudik yang belum memiliki tiket, mereka diarahkan untuk putar balik dan melakukan penyeberangan melalui Ciwandan. Kebijakan ini diambil karena tiket penyeberangan yang sudah habis.

“Saya ulangi jadi pemudik yang sudah terlanjur ke arah Banten Merak ini yang ada di buffer zone di rest area yang belum memiliki tiket kita akan layani pembelian tiket namun untuk pelabuhan yang akan dilalui bukan pelabuhan Merak tapi Ciwandan. Jadi kita susah berikan solusi ini, ” ujarnya.

(bri/azh)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *