Jakarta

Remaja asal Sumedang, Jawa Barat bernisial LA (16) nekat membakar bangunan pesantren. Aksi nekat itu dilakukan LA lantaran dirinya tak terima ditegur oleh ustaz.

Kejadian ini terjadi di Yayasan Pesantren Awaliyatul Huda yang berada di Dusun Citali, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang, Jumat (5/4). Awalnya, uztaz itu mendapati pelaku tengah merokok di siang hari bulan puasa. Ustaz itu pun menegur pelaku.

“Pelaku melakukan hal tersebut karena kesal sudah ditegur oleh pa ustaz karena merokok pada siang hari di bulan Ramadan dan melarang pelaku parkir sepeda motor di sekitar yayasan,” kata Kasatreskrim Polres Sumedang AKP Maulana Yusuf dilansir detikJabar, Sabtu (6/4/2024).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesal dengan teguran ustaz, LA kemudian mendatangi TKP pada hari yang sama sekitar pukul 04.30 WIB menggunakan sepeda motor. Pelaku kemudian memindahkan bensin motornya ke dalam sebuah botol. Lalu, botol itu pun disimpan pelaku di bagasi motor. Selanjutnya pelaku mengendarai motor mendekati bangunan Yayasan kemudian berhenti dan berjalan kaki mengecek apakah ada penjaga atau tidak. Setelah dipastikan tidak ada yang menjaga, pelaku kembali ke sepeda motor untuk mengambil botol yang berisi pertalite.

“Pelaku berjalan kembali menuju bangunan Yayasan sambil membawa botol berisi pertalite dan korek api gas menuju bangunan yayasan setelah sampai pelaku melihat tikar kemudian menyiram pertalite tersebut ke tikar dan membakarnya, setelah terbakar pelaku langsung meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah,” jelas Yusuf.

Dalam kejadian ini, pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian dan disangkakan melanggar Pasal 187 ke 1e KUH Pidana tentang Tindak Pidana Barang siapa dengan sengaja membakar, perbuatan itu dapat mendatangkan bahaya umum.

Baca selengkapnya di sini.

(taa/jbr)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *