Jakarta

Terminal Kalideres, Jakarta Barat, dipadati pemudik hari ini. Antrean mengular terjadi di loket pembayaran dan pemesanan tiket.

Pantauan detikcom, Minggu (7/4/2024) pukul 10.30 WIB, pemudik ada yang menunggu di selasar ruang tunggu. Mereka rela panas-panasan sambil menunggu barang bawaan sembari mengantre pembayaran tiket.

Aditya (32) dan Rian (28) dua pemudik ini hendak pulang kampung ke Palembang. Mereka saudara ipar yang sudah melakukan reservasi tiket sepekan sebelum hari keberangkatan lewat pesan singkat, namun tiket dan pembayarannya baru bisa dilakukan secara luring di terminal pada hari keberangkatan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kalau pesan sudah sejak seminggu lalu. Kalau pesan sekarang belum tentu bisa dapat. Ini kami tinggal bayar saja, antrenya cukup panjang,” ujar Aditya kepada detikcom di Terminal Kalideres.

Aditya dan Rian memesan tiket bus Ranau Indah. Namun mereka belum mendapat jadwal atau memastikan pukul berapa bakal berangkat dari Terminal Kalideres.

Aditya dan Rian belum mengetahui pukul berapa bus akan berangkat. Kata Adit, dia dan Rian bisa saja berangkat siang, sore atau malam.

“Nggak tahu (berangkat jam berapa). Soalnya bus juga berangkatnya dari Bekasi. Jadi mereka perjalanan dulu, bisa jadi lebih cepat, bisa ngaret juga,” jelas Aditya.

Adapun harga tiket bus yang didapat Aditya dan Rian Rp 480 ribu per orang. Harga ini naik dua kali lipat dari hari biasa yang hanya Rp 260 ribu.

“Harganya masih wajar kalau buat momen lebaran. Hampir semua juga naik. Kalau berat ya pasti berat, naiknya lumayan tinggi,” kata Rian.

Aditya dan Rian akan pulang kampung bersama empat orang lainnya. Mereka tiba di Terminal Kalideres sejak pukul 09.30 WIB.

“Kemarin karena jadwal penukaran atau pembayaran tiketnya jam 09.30, jadi kami datangnya sesuai jadwal saja,” katanya.

Pemudik lainnya, Akmal (34) juga akan pulang ke Simpang, perbatasan Palembang. Dia rela menunggu antrean pembayaran tiket sambil panas-panasan.

“Nggak ada pembayaran online, jadi harus manual di sini. Belum semua yang ke Sumatera itu menerapkan pembayaran transfer. Ya harapannya ini bisa lebih efektif saja ke depannya,” ujar Akmal.

(whn/whn)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *