Jakarta

Terminal Tipe A Baranangsiang, Kota Bogor, mulai ramai dipadati pemudik dengan berbagai tujuan, baik dalam kota maupun antarprovinsi. Begini suasananya.

Pantauan detikcom di Terminal Baranangsiang sejak pukul 13.00 WIB, Minggu (7/4/2024), para pemudik tampak memadati ruang tunggu pemberangkatan bus yang tersedia di bagian depan Terminal Baranangsiang, Bogor. Mereka tampak membawa tas-tas berukuran besar dan kardus berisi barang.

Selain itu, tampak beberapa pihak armada bus sedang mengangkut dan barang-barang milik pemudik. Barang-barang yang dibungkus rapi menggunakan kardus dan karung itu dimasukkan ke bagasi bus.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga bernama Rizka mengaku akan mudik ke Medan. Dia menyebut busnya tiba pukul 15.00 WIB.

“Iya, mau mudik ke Medan. Ini lagi nunggu bus, katanya berangkat jam 15.00 WIB tapi kayaknya terlambat, soalnya busnya masih di Tangerang sampe sekarang, pasti macet ke sini, pasti telat ini datangnya,” kata Rizka.

Warga lainnya bernama Lastri (33) juga akan mudik ke Medan. Dia menyebut tarif bus tujuan Medan naik dengan harga selisih sebanyak Rp 150 ribu.

“Ongkos naik, hari biasa Rp 500 ribu, sekarang Rp 63 ribu, kalau sama barang jadi Rp 900 ribu. Iya saya bayar segitu (Rp 900 ribu) supaya barang masuk bagasi. Dibanding dua tahun lalu mahal tahun lah, saya kan terakhir mudik dua tahun lalu, waktu itu mudik ongkosnya cuma Rp 600 ribu,” kata Lastri.

“Tapi ya gimana lagi, ongkos mahal tetep mudik, kangen juga sama keluarga di Medan,” sambungnya.

Kepala Terminal Baranangsiang Moses Lieba Ary mengatakan jumlah keberangkatan penumpang sejak 1-6 April 2024 mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Ia menyebut, banyak penumpang yang memilih naik bus melalui kantor PO bus atau menunggu di pinggir jalan di luar terminal.

“Kalau secara angka dibanding tahun lalu ada penurunan ya, ini kalau dilihat harian belum ditotal karena menunggu nanti penghitungan setelah lebaran. Sedikit menurun,” kata Moses

“Karena sekarang kan banyak pemudik itu datang langsung ke PO bus, kemudian naik (bus) dari sana. Atau ada juga yang naik dari Ciawi, misalnya menunggu bus melintas, di samping itu ada yang menunggu dijemput kemudian dibawa naik bus tujuannya di kantor PO,” imbuhnya.

Moses mengatakan pemudik di Terminal Baranangsiang didominasi tujuan Sumatera dan Sukabumi, Jawa Barat.

“Sejauh ini dominan bus AKDP ya, tujuan Sumatera. Kemudian tujuan Sukabumi, itu tinggi juga itu peminatnya. Kalau tujuan Jawa Barat lainnya kaya Sumedang, Bandung itu normal ya,” kata Moses.

Berbagi Cerita Bersama detikcom Yuk!

detikcom mengundang para pembaca untuk berbagi cerita dan pengalaman selama menjalani mudik pada Lebaran Idul Fitri 2024 ini.

Cerita dan foto dapat dikirimkan ke e-mail redaksi detikcom di alamat redaksi@detik.com. Jangan lupa sertakan nomor telepon yang dapat dihubungi ya.

Ikuti berita-berita terkini dan terkait arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

Salam sehat, semoga lancar sampai tujuan.

(sol/whn)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *