Jakarta

Bareskrim Polri menggerebek pabrik pembuat narkotika jenis ekstasi di Jakarta Utara (Jakut). Polisi menyebut pabrik rumahan itu dikendalikan langsung oleh gembong narkoba Fredy Pratama.

Pantauan detikcom di lokasi Senin, (8/4/2024) rumah dua lantai pabrik ekstasi itu memiliki desain minimalis. Rumah bercat putih itu kini telah dipasangi garis polisi, pertanda batas dari aktivitas umum.

Rumah yang menjadi pabrik ekstasi itu berada di Perumahan Taman Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Rumah berada di kawasan elite itu diketahui sudah disewa sejak setahun lalu.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, rumah itu baru ditempati mulai awal tahun 2024. Pada waktu itu pula empat tersangka yang diamankan mulai beroperasi meracik barang haram itu.

Bareskrim Polri menggerebek pabrik pembuat narkotika jenis ekstasi di Jakarta Utara (Jakut). Polisi menyebut pabrik rumahan itu dikendalikan langsung oleh gembong narkoba Fredy Pratama.Bareskrim Polri menggerebek pabrik pembuat narkotika jenis ekstasi di Jakarta Utara (Jakut). (Rumondang Naibaho/detikcom)

Di dalam rumah didapati berbagai jenis barang jadi narkoba berupa pil ekstasi, bahan baku pembuatan pil ekstasi hingga alat pencetak pil ekstasi.

Dari penggeledahan di lokasi, polisi mengamankan enam orang. Namun dua di antaranya tidak terlibat sedangkan empat lainnya menjadi tersangka.

Keempat anak buah Fredy itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka adalah A alias D (29), R (58), C (34), dan G (28). Mereka bertugas meracik ekstasi dari bahan baku kimia dan dikendalikan langsung oleh Fredy Pratama.

Bersamaan dengan para tersangka, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak 34.970.000, esktasi siap edar sebanyak 7.800 butir, ekstasi bentuk bahan baku sebanyak 1.300.000 butir, ponsel, serta sejumlah bahan baku kimia dan alat pembuat ekstasi lainnya.

“Untuk barang-barang kimia mohon maaf saya tidak bisa bicarakan di sini karena barang-barang ini sangat rawan kalau dibicarakan karena mudah untuk didapatkan,” imbuh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa.

Bareskrim Polri menggerebek pabrik pembuat narkotika jenis ekstasi di Jakarta Utara (Jakut). Polisi menyebut pabrik rumahan itu dikendalikan langsung oleh gembong narkoba Fredy Pratama.Polisi menyebut pabrik rumahan itu dikendalikan langsung oleh gembong narkoba Fredy Pratama.(Rumondang Naibaho/detikcom)

Ketua RW setempat, Suryanto (55), menuturkan warga setempat tak mengetahui aktivitas yang terjadi di dalam rumah tersebut. Warga, kata dia, pun tak menaruh curiga apapun pada rumah itu.

“Nggak ada (curiga). Rumah tinggal aja biasa, dia kan warga baru juga. baru sekitar 4 bulan lah. Aktivitas biasa normal jadi kita nggak ada kecurigaan sama sekali,” katanya.

Suryanto menyebut berdasarkan data yang ada, pihaknya mengetahui hanya ada dua orang yang tinggal di rumah itu. Dia mengaku pun baru mengetahui bahwa rumah itu merupakan pabrik narkoba setelah penggeledahan dilakulan polisi.

“Kaget aja, apalagi kan jadi pabrik katannya,” ucapnya.

(ond/rfs)



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *